banner 728x250

Ancam Nonjob Tanpa Ampun, Wali Kota Gorontalo Peringatkan ASN Soal Rekayasa SPJ

Wali Kota Adhan Dambea menegaskan sanksi nonjob bagi ASN Pemkot Gorontalo yang terbukti merekayasa SPJ dan menyalahgunakan APBD.

Image created by ai

KOTA GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, melontarkan peringatan keras kepada seluruh pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo agar tidak bermain-main dengan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) saat acara Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA), Rabu (10/12/2025) lalu di lapangan Taruna Remaja Gorontalo. Ia menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas tanpa kompromi bagi siapa pun yang terbukti merekayasa laporan keuangan.

Adhan menekankan, ASN dilarang mencari keuntungan pribadi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, manipulasi SPJ merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi.

“Saya tidak mau ada ASN yang cari keuntungan dari APBD. Kalau SPJ direkayasa, saya nonjob. Selesai,” tegas Adhan.

Ia menegaskan, setiap bentuk penyimpangan, terutama yang berkaitan dengan praktik korupsi, harus diproses secara terbuka dan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. Pemerintah Kota Gorontalo, kata dia, berkomitmen menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran.

“Kalau ada yang korupsi di kota ini, proses. Tidak ada kompromi,” ujarnya.

Bahkan, Adhan menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas jabatannya. Ia menegaskan tidak akan ragu mengambil langkah ekstrem apabila dirinya sendiri tersangkut kasus korupsi.

“Kalau saya yang korupsi, saya siap mundur,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Adhan juga menyampaikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum, khususnya tindak pidana korupsi. Ia meminta tidak ada hambatan dalam proses penegakan hukum.

“Kalau ada yang korupsi, tangkap. Tidak ada izin-izinan. Kita harus serius,” tegasnya.

Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang turut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas oleh para pejabat serta penyerahan penghargaan Monitoring Center for Prevention (MCP).

Editor : RDj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *