Google resmi merilis pembaruan keamanan darurat untuk browser Chrome setelah ditemukan kerentanan zero-day berbahaya dengan kode CVE-2025-14174. Celah keamanan ini dikonfirmasi telah dieksploitasi secara aktif oleh peretas, sehingga menimbulkan ancaman serius bagi pengguna di seluruh dunia.
Dalam pernyataan resminya, Google menyebut kerentanan tersebut memungkinkan penyerang menjalankan kode berbahaya hingga mengambil alih kendali perangkat korban. Karena sifatnya yang kritis dan sudah digunakan dalam serangan nyata, pengguna diminta segera memperbarui browser mereka.
Pembaruan keamanan telah tersedia untuk berbagai platform. Pengguna Windows dan macOS disarankan memperbarui Chrome ke versi 143.0.7499.109/.110, pengguna Linux ke versi 143.0.7499.109, sementara pengguna Android juga mendapatkan versi 143.0.7499.109.
Untuk melakukan pembaruan di desktop, pengguna dapat membuka menu tiga titik di pojok kanan atas Chrome, lalu masuk ke Help > About Google Chrome. Browser akan otomatis memeriksa dan mengunduh pembaruan terbaru. Setelah proses selesai, pengguna wajib menekan tombol Relaunch agar patch keamanan aktif sepenuhnya. Demikian seperti dikutip dari Computerworld.com.
Google juga mengingatkan bahwa browser berbasis Chromium lainnya seperti Microsoft Edge, Brave, dan Opera berpotensi terdampak kerentanan serupa. Pengguna browser tersebut disarankan segera memeriksa dan menginstal pembaruan keamanan jika telah tersedia.
Hingga berita ini diturunkan, Google belum mengungkap detail teknis eksploitasi maupun jumlah korban yang terdampak. Tim keamanan perusahaan menyatakan akan memberikan pembaruan lanjutan seiring perkembangan investigasi.
Gambar : Freepik














