banner 728x250

Bupati Bone Bolango Bongkar Peran Kunci Guru TK, Singgung Masa Depan Daerah

Bimtek Parenting Dinilai Jadi Fondasi Penting Pendidikan Usia Dini di Era Digital.

IMG 2471 Compressed 2025 12 25 100008

Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK). Penegasan ini disampaikan langsung oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Parenting bagi guru dan tenaga pendidik TK se-Kabupaten Bone Bolango yang berlangsung di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Senin (15/12/2025).

Bupati Ismet Mile menilai pendidikan usia dini memegang peranan strategis dalam membentuk pola pikir, karakter, dan masa depan anak-anak Bone Bolango. Ia menyebut para guru, yang mayoritas perempuan, sebagai penentu utama kualitas pendidikan awal. “Melalui tangan, pikiran, dan kesungguhan ibu-ibu sekalian, masa depan anak-anak kita ditentukan. Tidak ada yang mustahil. Dari anak-anak TK hari ini, kelak bisa lahir pemimpin bangsa, mulai dari kepala sekolah, menteri, hingga presiden,” tegas Ismet Mile seperti di kutip dari berita.bonebolangokab.go.id.

Ismet mengingatkan bahwa banyak kegagalan pendidikan bermula dari lemahnya fondasi pada jenjang awal. Karena itu, ia menilai Bimtek Parenting menjadi langkah penting untuk memperkuat nalar, disiplin, kualitas, serta profesionalisme guru dalam mendidik anak usia dini, baik dari sisi akademik maupun pembentukan etika dan karakter. Ia juga menyoroti tantangan pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi, yang menuntut guru mampu beradaptasi dan meningkatkan kompetensi agar anak-anak mampu bersaing di masa depan. “Pendidikan bukan rutinitas. Ini proses membangun masa depan. Disiplin, loyalitas, dan kualitas adalah kunci,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango, Basir Noho, menjelaskan bahwa Bimtek Parenting ini diikuti oleh guru TK dari seluruh wilayah Bone Bolango. Saat ini terdapat 66 TK negeri, 69 TK swasta, serta tiga TK yang belum terdaftar secara resmi namun telah menyelenggarakan layanan PAUD. Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mendorong peningkatan status dan akreditasi TK, sekaligus menuntaskan persoalan kepala sekolah berstatus pelaksana tugas. “Sebanyak 36 kepala sekolah TK, SD, dan SMP ditargetkan berstatus definitif paling lambat Desember 2025, sehingga mulai 1 Januari 2026 seluruh kepala sekolah telah sesuai regulasi,” pungkas Basir.

Penulis / Editor : RDj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *