banner 728x250

MU Bangkit! Comeback Dramatis Hentikan Arsenal, Pakar ESPN FC Beri Kredit Penuh

Manchester United menunjukkan perubahan mentalitas dan taktik saat menahan laju Arsenal di papan atas Liga Inggris.

Ilustrasi AI
Ilustrasi AI

Manchester United membuat kejutan besar dengan hasil comeback melawan Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris, sekaligus menghentikan laju pemuncak klasemen. Bermain dengan intensitas tinggi, United bangkit dari ketertinggalan dan menunjukkan perubahan signifikan dalam mentalitas serta organisasi permainan. Hasil ini membuat Arsenal tetap di puncak klasemen, namun jaraknya terpangkas, sementara Manchester United merangkak masuk empat besar. Pertandingan ini langsung memantik diskusi hangat di ESPN FC karena hasilnya dinilai di luar ekspektasi banyak pihak.

Siapa yang berperan besar di balik kebangkitan ini? Para analis ESPN FC menilai perubahan kepemimpinan di kubu Manchester United menjadi faktor kunci. Craig Burley menegaskan bahwa meski Arsenal mendominasi permainan di awal, United tampil lebih hidup dan berani mengambil risiko. Ia bahkan menyebut bahwa Arsenal terlalu bergantung pada Bukayo Saka dan situasi bola mati, sementara United mampu bertahan dan menyerang balik dengan efektif. “But you got to give United a lot of credit,” kata Burley, menekankan apresiasi atas performa Setan Merah.

Apa yang terjadi di lapangan semakin terlihat setelah gol penyama kedudukan tercipta. Stevie Nicol menilai momentum langsung berpihak kepada Manchester United. Menurutnya, setelah gol tersebut, sulit membedakan mana tim pemuncak klasemen dan mana yang tidak. Ia menilai United mampu merespons tekanan dengan maju menyerang, bukan sekadar bertahan. Nicol menyimpulkan kemenangan itu pantas bagi United dan menyebut, “At the end of the day, Man United deserve this win.” Pernyataan ini menarik perhatian karena Nicol dikenal kerap kritis terhadap klub tersebut.

Bagaimana dampaknya ke depan? Frank Leboeuf menyoroti kebangkitan semangat dan intensitas permainan United yang mengingatkannya pada era kejayaan klub di tahun 1990-an, meski ia mengingatkan publik agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan besar. Para analis sepakat kemenangan atas Manchester City dan Arsenal memberi kepercayaan diri besar bagi ruang ganti United. Sementara itu, Arsenal mendapat sorotan karena dinilai kurang variasi serangan dan terlalu sering menyalahkan faktor wasit. Hasil ini menjadi peringatan serius dalam persaingan gelar Liga Inggris yang semakin ketat.

Penulis/Editor : RDj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *